Sabtu, 11 Desember 2021 lalu STTIF Bogor menggelar Webinar Nasional secara daring dengan mengundang pakar dari Kementrian Kesehatan RI yaitu bapak Dr. apt. Wirabrata, S.Si., M.Kes., M.H. lalu Peneliti Utama di Badan Tenaga Nuklir Nasional yaitu bapak Dr. Hendig Winarno, M.Sc dan Sekretaris Program Studi Doktoral Universitas Pancasila bapak Dr. rer.nat.apt Deni Rahmat, S.Si., M.Si. Mengusung tema “Aplikasi Teknologi Sediaan Farmasi” STTIF Bogor ingin mendorong peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa dibidang Teknologi sediaan farmasi seperti nanokristal, sediaan alat Kesehatan dimasa pandemi, dan teknologi aplikasi radiasi untuk pengawetan bahan obat herbal.

Pesatnya perkembangan teknologi sediaan saat ini telah banyak cara untuk memformulasi atau meraancang suatu obat menjadi bentuk sediaan dengan menggunakan teknologi. Banyak manfaat yang diperoleh dari perkembangan teknologi sediaan farmasi yaitu dengan mengubah bentuk sediaan yang mengandung zat aktif yang siap digunakan (dikonsumsi) dalam bentuk nano, melalui radiasi dan bentuk lainnya. Webinar Nasional dibuka oleh dosen STTIF Bogor yaitu Nina Imaniar, M.Si selaku pembawa acara di webinar, lalu dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua STTIF Bogor yaitu ibu apt. Siti Mariam, M.Si.
Bapak apt. M. Kenli Kendi T, M.Farm sebagai moderator memberikan kesempatan pertama kepada bapak Dr.rer.nat.apt Deni Rahmat, M.Si untuk menyampaikan materi tentang “Bening Nanocrystal untuk kecantikan paripurna” dilanjut dengan pemateri kedua yaitu bapak Dr.apt.Wirabrata, S.Si., M.Kes.MM.MH dengan materi “Alat Kesehatan dan pembekalan Kesehatan rumah tangga dalam penanganan covid-19” dan ditutup dengan pemateri tekakhir yaitu bapak Dr. Hendig Winarno, M.Sc dengan materi “Aplikasi Radiasi untuk Pengawetan Kosmetik dan Obat Bahan Alam Dalam rangka Meningkatkan Daya Saing”.

Antusias peserta dari kegiatan webinar ini sangat banyak dimana peserta yang hadir sebanyak 385 peserta. Peserta yang hadir tidak hanya dari dosen dan mahasiswa STTIF Bogor melainkan dari peneliti, Tenaga Teknis Kefarmasian, Apoteker, Quality Control dari Industri, mahasiswa dan dosen dari kampus lain serta dari umum. Kegiatan ditutup dengan diberikan sertifikat dan pelakat kepada para pembicara.